• heder422
  • 4
  • 1
  • 3

Selamat Datang di Website SEKOLAH MENENGAH ATAS NURUL JADID | Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SEKOLAH MENENGAH ATAS NURUL JADID

NPSN : 20546523

Jl.KH.Zaini Mun'im Karanganyar Paiton Probololinggo 67291 Jatim


kantor@smanj.sch.id

TLP : (0335) 771202


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 189681
Pengunjung : 65823
Hari ini : 28
Hits hari ini : 92
Member Online : 25
IP : 54.227.17.101
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • WIKE KRISTIAN (Siswa)
    2016-05-09 09:38:38

    karna, hanya kamu yang kurindukan ! salahkah? #yus
  • FITRIAH NUR KAMILAH (Siswa)
    2016-04-26 10:44:57

    2|3
  • UMMI KULSUM (Siswa)
    2016-04-24 10:37:02

    pengen ada pelajaran TIK tapi yahhhhh..... nasib nasib program bahasa suabuarrrrrrrrrrrr...........
  • FITRIAH NUR KAMILAH (Siswa)
    2016-04-24 10:23:32

    buat unilant semangat yah ... stuken be the winner
  • ANA MUFIDAH ZANDA (Siswa)
    2016-04-12 12:38:57

    alhamdulillah sudah bergabung,, #71
  • SHALIHIN, S.Kom. (Admin)
    2016-04-12 12:36:01

    1|2
  • ANA MUFIDAH ZANDA (Siswa)
    2016-04-12 12:33:22

    undefined
  • WIKE KRISTIAN (Siswa)
    2016-04-12 12:30:32

    ALHAMDULILLAH :D
  • UMMI KULSUM (Siswa)
    2016-04-12 12:25:21

    smanj tambah disiplin #good job
  • SOFI ZAKIYA (Siswa)
    2016-04-12 12:23:52

    alhamdulillah...sudah bisa bergabung!!!

Siraman Qolbu Bersama Habib Hasan Al-Auli




 


habib


Habib Hasan Al-Auli bersama Bapak Syauqi memberikan tausiyah selesai jama'ah sholat dhuhur


bersama


Habib Hasan Al-Auli berfoto bersama dewan guru SMA Nurul Jadid


SIRAMAN QOLBU; REFLEKSI ROHANI BERSAMA HABIB HASAN AL-AULI


“Karena setiap manusia pasti akan mempunyai kesalahan, dan sehebat apapun manusia pasti akan ada yang akan ditingkatkan, menjauhi hal-hal yang merugikan, karena dunia hanyalah sementara, dan pada dasarnya manusia diciptakan dalam kondisi yang merugi, “


Hari kamis menjadi hari yang istimewa bagi warga SMA Nurul Jadid, karena pada hari tersebut SMA Nurul Jadid kedatangan tamu istimewa, yang tidak lain adalah Syekh Habib Hasan Al-Auli. Kedatangan Habib Hasan di Indonesia umumnya adalah karena beliau mendapata tugas dari gurunya untuk menyampaikan segelintir surat di Jakarta, Gresik dan Solo, kebertamuan beliau di Indonesia tidak disia-siakan oleh SMA Nurul Jadid, Habib hasan yang merupakan teman sekelas Bapak M. Syauqi terlihat begitu akrab, layaknya teman pada umumnya. Sebelum kedatangan beliau di SMANJ beliau mengisi acara di Kraksaan. Setibanya di SMANJ langsung saja beliau mengisi jamaah sholat dhuhur kala itu.


Habib Hasan mengisi tausiyah kepada siswa  SMA Nurul Jadid, beliau dan bapak Syauqi berkolaborasi dalam menyampaikan tausiyah, bapak Syauqi sebagai penerjemah dan pastinya Habib Hasan sebagai pemberi tausiyah. Beliau menyampaikan kepada para siswa, bahwa kita dilahirkan didunia dalam keadaan yang merugi. “bagaiaman cara kita mengatasi kerugian tersebut menjadi keberuntungan, ?” ujar beliau, menanyakan kepada para siswa yang diterjemahkan oleh bapak M. Syauqi. Banyak jawaban yang terlontar dari para jamaah, namun sayangnya banyak juga jawaban yang masih kurang tepat, contohnya saja jawaban dari salah satu jamaah kelas XI BHS 2, “Istiqomah” terangnya dengan begitu percaya diri, dan hasilnya jawaban tersebut kurang tepat, adapun jamaah yang lain menjawab seperti mengevaluasi diri, beriman bertaqwa, namun lagi-lagi beliau mengataakan “masih kurang tepat sembari menggelengkan kepala”, ujar beliau yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Jawaban tak terduga muncul dari siswa shaaf paling depan, sebut saja Ridwan siswa kelas XII BHS 1, menjawab dengan membaca surat Al-Ashr ayat ketiga dan sontak atas jawaban tersebut Ridwan mencium tangan beliau dan tak terduga pula beliau balas mencium tangan Ridwan.


Setelah menyampaikan tentang kandungan surah al Ahsr beliau lanjut, menyampaikan tentang manfaat sholat 12 rakaat, dalam artian 12 rakaat selain sholat wajib, jika kita mengerjakan sholat 12 rakaat Allah akan membangun rumah bagi kita di surga, hanya 12 rakaat. “Berapa harga rumah kalian didunia?” tanya beliau, “sekitar 100 juta” jawab para santri sambil diterjemahkan dalam bahasa arab oleh bapak Syauqi, beliau bertutur, “kira-kira sampai kapan rumah kalian akan bertahan?,seratus tahun?, 500 tahun?, atau bahkan ribu-ribu tahun?. ”, semua itu akan abadi disurga, hanya dengan 12 rakaat secara istiqomah, “. Sambung beliau sekaligus menjadi akhir tausiyah beliau


Sebelum beranjak dari musalah beliau menyempatkan untuk berdoa bersama para santri, serta memeberikan waktu untuk sungkem kepada para siswa di musalah Thoriq bin Ziyad. 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas